Page 24 - ASEAN_final
P. 24
POJOK PSA
Edukasi Literasi ASEAN
di Kalangan Pelajar
Oleh: Yuni R. Intarti, Arivia Tri Dara Yuliestiana, Hardy Agusman, Denisward Eurico Rathany,
Pusat Studi ASEAN Universitas Indonesia.
Rendahnya pemahaman tentang ASEAN pada kalangan pelajar sekolah di
Indonesia, mendorong Pusat Studi ASEAN menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi
serta mendirikan Pojok Literasi ASEAN di beberapa sekolah di Indonesia.
Data dari UNDP mengenai Indeks Pembangunan Memang sejak disepakatinya pembentukan
Manusia (IPM) tahun 2020 menyebutkan, Indonesia Masyarakat ASEAN (ASEAN Community) lewat
berada pada peringkat 107 dari 189 negara dengan pengesahan Bali Concord II pada KTT ASEAN
nilai indeks 0,718. Meskipun menurut pengklasifikasian ke-9 tahun 2003, berbagai upaya edukasi tentang
UNDP, IPM Indonesia sudah termasuk ke dalam sejarah Asia Tenggara dan ASEAN sudah masuk
tingkatan high development (0,700-0,799), namun hal dalam kurikulum sekolah baik dari tingkat Taman
tersebut masih dianggap rendah karena peringkat Kanak-Kanak (TK) sampai sekolah menengah.
Indonesia masih di atas 100 besar dunia. Namun upaya ini sebenarnya cukup terlambat
dan berjalan lamban mengingat ASEAN sudah
Selain itu menurut data Program for International dideklarasikan sejak Agustus 1967.
Student Asessment (PISA) OECD tahun 2021, skor
PISA reading Indonesia berada di urutan 71 dari 76 Untuk itulah, dalam rangka menyambut
negara, untuk tataran kawasan ASEAN, Indonesia Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023,
hanya berada di atas Filipina sedangkan negara melalui peningkatan peran ASEAN Study Center
ASEAN lainnya yakni Singapura, Brunei Darussalam, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas
Malaysia, dan Thailand berada jauh di atas Indonesia (ASC FISIP UI) dan Pusat
Indonesia. Studi ASEAN (PSA), sekaligus
sebagai bagian dari program
Tinggi rendahnya IPM dan tingkat pengabdian dan pemberdayaan
literasi baca suatu negara, akan berakibat kepada masyarakat sebagai
pada tingkat daya saing suatu negara. Ini salah satu bakti FISIP UI bagi
karena lemahnya minat dan kemampuan masyarakat luas, diadakanlah
baca tulis, khususnya pada usia 15 tahun kegiatan edukasi literasi dan
ke bawah, berdampak pada kurangnya pendirian Pojok Literasi ASEAN.
penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Sebagai awal, inisiatif ini
terwujud di lima sekolah di
beberapa wilayah Indonesia yakni
Kecamatan Likupang Barat dan Timur,
Kabupaten Minahasa Utara, serta
24 Masyarakat ASEAN Edisi 32 / Desember 2022

