Page 19 - ASEAN_final
P. 19
REPORTASE
Forum Anak Nasional
Bintang juga menekankan, bahwa menghargai
pandangan dan partisipasi anak adalah sebuah
keharusan. Untuk itu, Indonesia membentuk Forum
Anak Nasional yang menjadi wadah para anak
Indonesia untuk bertemu dan membahas isu terkait
kepentingan mereka. Forum ini telah terbentuk
hingga tingkat kecamatan dan kelurahan di Indonesia,
meskipun belum merata.
Walau begitu, ia menyampaikan, bahwa Indonesia
telah menunjukkan kepedulian dan jaminannya terkait
partisipasi dan keterlibatan anak Indonesia dalam
Kunjungan edukatif ke kantor Google Indonesia.
penyelenggaraan negara.
Forum Anak Nasional ini juga yang menjadi Setiap Jiwa Berharga
th
fasilitator penyelenggaraan kegiatan 7 ACF. Peran
serta mereka dalam mendampingi delegasi anak Dalam sambutannya, Menteri PPPA juga mengatakan,
ASEAN patut diacungi jempol. Mereka berhasil tidaklah cukup memberikan jaminan untuk menciptakan
menyelenggarakan kegiatan ini di bawah supervisi enabling environment bagi anak, tapi juga menjamin bahwa
Kementerian PPPA, dan berhasil memproyeksikan setiap jiwa di ASEAN berharga, bahkan seorang anak sekalipun.
nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan bersama
Anak memiliki peran untuk menjadi penentu arah masa
anak-anak ASEAN lainnya.
depannya. Anak juga memiliki hak untuk menentukan apa yang
“Mempromosikan hak anak, menciptakan dunia ia inginkan, bagaimana ia mendapatkannya, dan bagaimana ia
yang lebih baik bagi anak, dan mengedepankan bertanggung jawab atas jalan yang dipilih.
kontribusi anak adalah elemen-elemen penting yang
Hal ini yang tergambar ketika para anak ASEAN berdiskusi
salah satunya terwujud lewat Forum Anak Nasional,”
tentang partisipasi, keamanan dan ketangguhan digital bagi
cetus Bintang.
anak, termasuk juga ketika mereka membahas rekomendasi
yang diperlukan anak terkait topik tersebut.
Para delegasi ini berhasil menyusun rekomendasi anak
ASEAN tanpa merasa takut diabaikan, takut menjadi obyek,
dan takut menjadi tidak relevan. Tentu saja, bukan dokumen
rekomendasi itu yang penting, tapi proses serta langkah demi
langkah untuk menghasilkan rekomendasi itu yang berarti bagi
para anak.
Melalui langkah-langkah tersebut, para anak ASEAN bukan
menjadi obyek melainkan subyek yang menentukan jalan
mereka sendiri. Prinsip inklusivitas ini juga tecermin melalui
partisipasi anak berkebutuhan khusus dari Indonesia dan
Filipina.
Semangat ini yang terus dijaga Indonesia, bahwa ASEAN
Matters untuk seluruh lapisan masyarakatnya, terlepas dari
usia, gender, dan kebutuhan khusus yang mereka miliki. Tidak
ada batasan dalam membangun identitas dan kebersamaan,
tidak ada batasan pula dalam menjamin bahwa setiap jiwa di
Peserta ACF ke-7 nampak serius dan kawasan ini penting.
antusias mengikuti setiap kegiatan.
19
Masyarakat ASEAN Edisi 32 / Desember 2022 19

