Page 46 - ASEAN_MEI
P. 46
SERBA SERBI
T’ngai Leang Saka (ថ្ងៃឡើងស័ក)
Virak Wanabat (វិរ:វ័នបត) Virak Wanabat menjadi untuk membersihkan patung-
hari untuk mengenang tetua patung Buddha di kuil-kuil dalam
Nama hari kedua perayaan seseorang. Di kuil-kuil, masyarakat sebuah upacara yang disebut
tahun baru disebut dengan Virak Khmer melakukan penghormatan “Pithi Srang Preah”. Mereka juga
Wanabat. kepada leluhur mereka melalui secara seremonial mencuci para
Pada hari kedua, masyarakat upacara yang disebut Bang Scole. tetua dan biksu dengan percikan
memberikan beberapa pakaian Mereka juga membangun stupa air dan meminta mereka untuk
baru, hadiah, dan uang kepada pasir untuk mengenang orang- memaafkan atas kesalahan-
kelompok kurang mampu, seperti orang yang telah wafat. kesalahan yang dibuat selama
keluarga yang berpenghasilan T’ngai Leang Saka tahun itu.
rendah, orang-orang yang tidak (ថ្ងៃឡើងស័ក) Selama hari ketiga tahun baru,
memiliki rumah, para pelayan, orang-orang juga memainkan
dan orang-orang kurang mampu T’ngai Leang Saka adalah nama permainan tradisional, di antaranya:
lainnya. Anak-anak juga turut hari ketiga perayaan tahun baru. Chol Chhoung (ចោល ឈូង)
memberikan beberapa pakaian sebuah permainan yang
baru, hadiah, dan uang kepada Masyarakat mengajak para dimainkan khususnya pada
orangtua dan kakek-nenek biarawan untuk membuat gunung malam pertama Tahun Baru
mereka. pasir di pagi hari. Pada malam
harinya, orang-orang Buddha pergi oleh dua kelompok laki-laki
dan perempuan;
46 Masyarakat ASEAN Edisi 30 / Mei 2022
46

