Page 41 - ASEAN_MEI
P. 41
LAPORAN KHUSUS
Tindak Lanjut KTT ASEAN ke-38 dan ke-39 Selanjutnya, bantuan gelombang
kedua senilai sekitar US$6 juta dengan
AMM Retreat kali ini Ketua ASEAN mengawali kontribusi dari Kanada, India, Direct Relief
pembahasan mengenai tindak lanjut KTT ASEAN ke-38 dan dan Temasek Foundation International
ke-39 di bawah Keketuaan Brunei Darussalam. Beberapa telah dimulai pada Januari 2022 dan akan
hal yang disampaikan Sekretaris Jenderal ASEAN, Lim berlanjut sepanjang kuartal pertama
Jock Hoi, di antaranya menginformasikan pledge Covid-19 tahun 2022. Sementara itu, AHA Center
ASEAN Response Fund mencapai US$30 juta per 1 Januari sudah mulai merencanakan fase 2 yang
2022. Sejumlah US$10,5 juta di antaranya telah digunakan berfokus pada Life-Sustaining. Namun,
untuk pengadaan vaksin bagi AMS dan Sekretariat ASEAN pelaksanaan Fase 2 bergantung pada
melalui UNICEF. situasi keamanan di lapangan, dan
Terkait situasi ekonomi regional, ekonomi ASEAN hanya khususnya dalam melakukan joint
bertumbuh 3,0% pada 2021 dan diharapkan bertumbuh needs assessment mengenai kebutuhan
lebih kuat 5,1% pada 2022. Sekjen juga sampaikan pemulihan kemanusiaan yang lebih luas pada
regional masih rapuh dikarenakan disrupsi varian Omicron. Maret 2022.
Selain itu, Sekjen tekankan agar ASEAN memprioritaskan Indonesia secara khusus mengangkat
dan mengoperasionalisasi ATCAF. Sekjen sampaikan juga dua hal utama, yaitu pentingnya
perkembangan aksesi Timor-Leste, Misi Pencarian Misi penguatan arsitektur kesehatan
Pencarian Fakta fisik pilar ekonomi dan sosbud ke Timor- regional dan percepatan pemulihan
Leste, yang diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun ini. sosio-ekonomi. Retno L.P. Marsudi
Dalam kapasitasnya sebagai Koordinator Kemanusiaan, dalam keterangan persnya sampaikan
Sekretaris Jenderal juga sampaikan perkembangan bahwa pentingnya implementasi penuh
pemberian bantuan kemanusiaan sebagaimana berbagai arsitektur kesehatan regional
dimandatkan oleh implementasi 5PC, utamanya yang telah terbentuk dalam dua tahun
implementasi fase 1 berfokus pada life-saving. Total nilai terakhir untuk antisipasi pandemi
pasokan dan peralatan medis untuk tahap 1 diperkirakan mendatang, terutama pembentukan
lebih dari US$7,6 juta. Pasokan dan peralatan medis buffer inventory untuk alat kesehatan
senilai US$500.000 (sebagian besar kontribusi dari Negara dan mekanisme distribusinya serta
Anggota ASEAN) telah dikirimkan ke 17 Negara Bagian dan sistem peringatan dini di kawasan.
Wilayah di seluruh Myanmar. “Penguatan arsitektur kawasan akan
menjadi building block yang penting
bagi penguatan arsitektur kesehatan
global, yang menjadi salah satu prioritas
presidensi G20 Indonesia,” ujar Retno
L.P Marsudi.
Untuk isu kedua, Indonesia soroti
perkembangan implementasi ATCAF
di awal pandemi. ASEAN telah
menyepakati ASEAN Travel Corridor
Arrangement Framework (ATCAF), dan
menurut Retno, implementasi ATCAF
ini masih berjalan lambat. Penting
bagi ASEAN kembali melihat bahwa
ATCAF bertujuan untuk mempercepat
pemulihan ekonomi. ATCAF dapat segera
dioperasionalisasikan baik melalui TCA
bilateral antar-negara anggota ASEAN
atau mempertimbangkan membuka
The ASEAN Foreign Ministers’ Retreat
41
Masyarakat ASEAN Edisi 30 / Mei 2022 41

