Page 25 - ASEAN_MEI
P. 25

PERSPEKTIF






































           Dua tahun terakhir merupakan tantangan            pada pertengahan 2022. Saat ini, menurut data
        tersendiri bagi perkembangan  ASEAN. Dampak          WHO, sudah terdapat 2,5 miliar vaksin yang telah
        pandemi COVID-19 yang dirasakan oleh seluruh         diberikan pada kawasan Asia Timur dan Tenggara
        dunia mendorong  ASEAN untuk beradaptasi             dengan 1,36 miliar orang–hampir 66% populasi
        dengan situasi pandemi. COVID-19 mengangkat          Kawasan—telah mendapat minimal 1 dosis, dan
        ke permukaan perbedaan kekuatan serta                lebih dari 1 miliar orang telah–kurang lebih 53%
        ketahanan nasional negara-negara di dunia dalam      populasi kawasan–telah tervaksinasi secara
        menghadapi krisis dalam skala yang masif.            penuh.

           Negara-negara maju secara cepat dapat               Disparitas kekuatan ketahanan kesehatan
        beradaptasi  dan berinovasi dalam  mendorong         publik ini sangat terasa terutama pada tahun
        produksi  vaksin COVID-19, sedangkan negara-         2020-2021. Meskipun ASEAN telah meluncurkan
        negara berkembang dan kurang berkembang              beberapa inisiatif untuk merespons pandemi di
        berusaha bertahan sesuai dengan kapasitas            Kawasan, antara lain  ASEAN Covid-19 Response
        mereka  masing-masing.  Dalam  menghadapi            Fund, ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies,
        pandemi,  ASEAN pun berfokus pada tiga hal           ASEAN Comprehensive Recovery Framework, dan
        utama,  yaitu kesehatan publik, pemulihan            ASEAN  Travel Corridor  Arrangements Framework
        ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat dalam          (ATCAF), ASEAN tetap perlu memperkuat struktur
        krisis publik.                                       ketahanan kesehatan publik untuk menghadapi
                                                             potensi pandemi di masa depan.
           Pertama, kesehatan publik. Direktur Regional
        WHO untuk kawasan Asia Tenggara dan Pasifik            Penguatan kapasitas ASEAN perlu dilakukan.
        pada pidato pembukaannya dalam  Vaccine              Dalam hal ini, Indonesia berpeluang untuk
        Manufacturing  Workshop for South-East  Asia         memimpin dalam kerja sama produksi  vaksin
        and the Western Pacific bulan Februari 2022 lalu     ASEAN. Baru-baru ini Indonesia ditunjuk menjadi
        menyampaikan bahwa secara global high-income         salah satu negara produsen  vaksin berbasis
        countries telah memberikan 13 kali lebih banyak      mRNA oleh WHO. Direktur Jenderal WHO, Tedros
        dosis vaksin per orang daripada low dan middle-      Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan bahwa
        income countries.                                    program ini ditujukan untuk menutup gap dalam
                                                             proses produksi dan lokasi produksi vaksin yang
           Temuan tersebut dinilai sebagai keadaan           saat ini hanya berada di  high-income countries.
        yang “tidak etis dan tidak berkelanjutan” ,          Secara kawasan, hal ini merupakan peluang bagi

        dan  berdampak  terhadap  tujuan  WHO  untuk         ASEAN untuk menjadi hub produksi vaksin di Asia
        memastikan 70% populasi global telah tervaksinasi
                                                             Tenggara.

                                                                                                          25
                                                            Masyarakat ASEAN Edisi 30 / Mei 2022          25
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30