Page 20 - ASEAN_MEI
P. 20

REPORTASE
           Sebagai dampaknya, masih       fasilitasi  ASEAN dapat menjadi        Indonesia    dalam     kapasitas
        banyak  ditemukan  beberapa       salah satu prioritas dalam          sebagai    Chair   ASEAN      pada
        permasalahan yang berkaitan       waktu dekat, utamanya dalam         2023 juga dapat mulai melirik
        dengan pekerja migran di          menghadapi pemulihan pasca-         dan    menjajaki    kemungkinan-
        ASEAN. Sebagai contoh, PMI        pandemi Covid-19.                   kemungkinan untuk mendorong
        di  ASEAN masih memiliki                                              gagasan-gagasan      baru    dalam
        banyak permasalahan seperti          Kesepakatan-kesepakatan          pelindungan pekerja migran, baik
        yang dilaporkan di awal tulisan   seperti  re-employment  antar-      dalam bentuk dokumen yang lebih
        berdasarkan  data-data yang       negara     anggota      ASEAN,      berkekuatan hukum ataupun dalam
        diambil dari berbagai sumber.     pelatihan    kapasitas     calon    kesepakatan-kesepakatan  jangka
        Hal ini belum menghitung          pekerja  migran  dan  petugas       pendek seperti re-employment dan
        data pekerja migran dari          yang mendampingi dalam setiap       pelindungan  sosial  bagi  pekerja
        negara ASEAN lainnya.             siklus  pekerja  migran,  serta     migran pasca-pandemi.
                                          kesepakatan untuk melindungi
           Pelaksanaan       pelatihan    pekerja migran terlepas dari           Seperti  yang disampaikan di
        dan orientasi bagi calon          kewarganegaraannya          juga    awal tulisan, situasi dunia telah
        pekerja    migran    hanyalah     dapat didorong di ranah ASEAN.      sangat  berubah  dan  semakin
        satu dari beberapa elemen                                             kompleks.       Untuk      mampu
        pelindungan pekerja migran.          Sehingga tidak salah juga        menghadapi      tantangan     yang
        Siklus pekerja migran mulai       jika  ASEAN dapat menjajaki         selalu terbarukan ini diperlukan
        dari sebelum keberangkatan        sebuah kesepakatan bersama          pula upaya-upaya pelindungan
        hingga menjadi purna PMI          untuk    melindungi      pekerja    yang juga selalu terbarukan, dan
        memiliki banyak fase  yang        migran dan migrasi di  ASEAN        Indonesia dapat memanfaatkan
        perlu     diperhatikan    dan     secara menyeluruh, terlepas         momentum ini untuk memberikan
        dilindungi.  Tugas ini tidak      dari kewarganegaraannya dan         angin segar bagi pelindungan
        hanya bersandar pada bahu         dari mana dia berasal. Sebuah       pekerja migran di ASEAN.
        pemerintah, tapi juga pada        kesepakatan  yang  jauh  lebih
        setiap elemen para pekerja        komprehensif      dari   ASEAN
        migran berada.                    Consensus.

           Hal    ini  bisa    dimulai
        dari      ranah       bilateral
        dengan         menyelesaikan
        MoU      Pelindungan      dan
        Penempatan antara Indonesia
        dan    negara-negara     yang
        memiliki PMI dengan jumlah
        yang  banyak.  Penyelesaian
        MoU ini juga dapat didorong
        dengan kesepakatan di ranah
        regional, yakni ASEAN.

           ASEAN      harus   mampu
        memfasilitasi dan mendorong
        terciptanya     kerja    sama
        bilateral        antar-negara
        anggotanya. Hal ini juga
        didukung dengan tidak semua
        negara     ASEAN      memiliki
        postur pekerja migran  yang
        sama sehingga kerja sama
        bilateral  yang didukung oleh
           20          Masyarakat ASEAN Edisi 30 / Mei 2022
           20
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25