Singapura, 11 Maret 2021 - Indonesia membuka kesempatan besar bagi pebisnis dan investor Singapura untuk turut berkontribusi dalam pemulihan sektor pariwisata Indonesia yang sangat terkena dampak dari pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, saat membuka acara investasi Insight into Investment Opportunities in Tourism Sector   khususnya di Tanamori, Mandalika dan Borobudur, pada Rabu, 10 Maret 2021.

Lebih dari 140 peserta dari kalangan pebisnis dan calon investor potensial di Singapura secara antusias mengikuti presentasi proyek pembangunan tiga dari lima destinasi wisata super prioritas (super priority destination) Indonesia saat ini yaitu Mandalika (Lombok, NTT), Tanamori - Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) dan Borobudur (Jawa Tengah).

Duta Besar Suryo Pratomo menyampaikan, meskipun terdapat hambatan dan tantangan akibat pandemi COVID-19, pemerintah dan pemangku kepentingan terkait pariwisata Indonesia senantiasa melakukan berbagai upaya untuk merevitalisasi sektor pariwisata yang terkena dampak cukup besar dari pandemi.

Termasuk kemungkinan membentuk travel bubble, seperti antara Indonesia dan Singapura, dan tahap pertama diharapkan bisa berlangsung antara Singapura dengan Bintan dan Kepulauan Riau.

Selengkapnya: Kementerian Luar Negeri RI