Jakarta, CNN Indonesia -- 

Perusahaan keamanan siber dan privasi digital global, Kaspersky mengklaim telah mencegah 25 persen lebih banyak pencuri kata sandi atau password di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia selama tiga bulan pertama 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020.

Pencuri kata sandi (password stealers) adalah jenis malware yang bertujuan untuk mencuri informasi akun, yang pada dasarnya mirip dengan Trojan perbankan.

Tetapi alih-alih mencegat atau mengganti data yang dimasukkan, ia biasanya mencuri informasi yang sudah disimpan di komputer seperti nama pengguna dan kata sandi yang disimpan di browser, cookie, dan file lain yang kebetulan ada di perangkat keras atau perangkat yang terinfeksi.

Secara keseluruhan, Kaspersky telah memblokir sebanyak 776.684 trojan yang dirancang untuk mencuri akun pada kuartal awal 2021. Sementara 2020, hanya sebesar 620.742 trojan.

Selengkapnya CNN Indonesia