Jakarta: Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menilai salah satu dampak buruk dari pandemi penyakit virus korona (covid-19) adalah merosotnya perekonomian global. Tingkat keparahan pandemi ini bahkan dapat memicu terjadinya resesi.
"Tapi itu memang kondisi yang hampir tidak terhindarkan," kata Mahendra dalam wawancara khusus bersama Medcom.id, Jumat 20 Maret 2020.
Mahendra, yang diberi tugas khusus untuk mengawal diplomasi ekonomi Indonesia, mengatakan bahwa saat ini RI harus mencermati dan merespons perkembangan global seputar covid-19. Namun, hal ini harus dibarengi dengan strategi jangka panjang dan menengah.
"Jadi jangan kita kemudian gamang atau menjadi panik, sehingga kesulitan akan terus terjadi dalam beberapa bulan. Apa yang kita kerjakan harus sesuai visi dan keinginan serta target kita ke depan," katanya.
Menurutnya, salah satu strategi jangka menengah untuk diplomasi ekonomi adalah menyampaikan target-target untuk mendorong ekspor dan investasi yang lebih spesifik kepada perwakilan RI di seluruh dunia. Dengan demikian, masing-masing perwakilan tahu apa yang harus dilakukan, sehingga diplomasi ekonomi tetap terus berjalan dengan sifat yang bisa diubah.
Selengkapnya Medcom.id