Jakarta: Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara terus meningkatkan nilai tambah manufakturnya (Manufacturing Value Added/MVA) untuk basis produksi manufaktur terbesar di wilayah tersebut.
Dengan skala ekonomi yang lebih besar serta jenis industri yang lebih beragam, MVA Indonesia mencapai USD281 miliar, unggul dibanding negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand (USD1,23 miliar), Malaysia (USD81,19 juta), atau Vietnam (USD41,7 juta).
"Apalagi, di antara negara-negara di ASEAN, Indonesia merupakan satu-satunya yang masuk dalam G20. Ini menandakan Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif dalam keterangan resmi, Senin, 13 September 2021.
Selengkapnya Medcom