REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Uni Eropa (UE) meluncurkan tiga program kerja sama pembangunan dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Proyek tersebut untuk mendukung urbanisasi berkelanjutan, pengelolaan hutan dan akuntabilitas institusi audit.
“Dengan berbahagia saya mengumumkan dimulainya tiga program kerja sama UE dan ASEAN. Program-program ini akan menguntungkan para penduduk negara-negara ASEAN dengan mendukung kota hijau dan pintar, pengelolaan sumber daya berkelanjutan di perhutanan, dan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan-pemerintahan,” kata Duta Besar UE untuk ASEAN, Igor Driesmans, saat memberikan sambutan pada gelaran 3rdASEAN-EU Cooperation and Scholarships Day secara virtual, Kamis (13/8).
Menurut dia, ketiga program kerja sama tersebut akan fokus pada beberapa hal, yang pertama yakni mendukung urbanisasi berkelanjutan dengan fokus pada solusi cerdas melalui digitalisasi dan penggunaan teknologi. Program yang disebut sebagai Smart Green ASEAN Citiesini akan mendapatkan pendanaan sebesar 5 juta euro, atau sekitar 87 miliar rupiah.