TEMPO.CO, Jakarta - Thailand berencana memungut biaya 300 Baht (Rp 129 ribu) dari turis asing mulai April 2022. Dana itu rencananya akan digunakan untuk mengembangkan pariwisata dan menanggung asuransi kecelakaan bagi orang asing yang tidak mampu membayar biaya sendiri.
Sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia, Thailand telah terpukul parah oleh kemerosotan pariwisata yang disebabkan oleh pandemi dengan hanya sekitar 200 ribu kedatangan pada 2021. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan pada 2019 yang hampir 40 juta orang.
Pemerintah Thailand pun mengambil langkah untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang saat ini diperumit oleh penyebaran global yang cepat dari varian Omicron Covid-19.
"Sebagian dari biaya akan digunakan untuk mengurus turis," kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn kepada Reuters. "Kami pernah mengalami saat-saat asuransi tidak memiliki cakupan untuk turis ... yang menjadi beban kami untuk merawat mereka."
Selengkapnya Tempo