Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) memperkenalkan program transformasi 2.0 sebagai strategi dalam memimpin pasar operator bandara di Asia Tenggara (ASEAN). Program transformasi dua dijalankan pada 2020-2024 dan merupakan keberlanjutan dari program transformasi 1.0 yang telah diterapkan sejak 2016.
Salah satu fokus di dalam kedua program transformasi itu adalah pengembangan aspek infrastruktur dan operasi, selain bisnis dan portofolio, serta sumber daya manusia (SDM). Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pengembangan aspek infrastruktur dan operasi sistem pada transformasi 2.0 mengarah ke implementasi teknologi modern (advanced technology). Ia mengatakan AP II mewujudkan konsep transformasi perusahaan berbasis teknologi untuk menghadirkan ekosistem digital yang terintegrasi dalam operasional bandara.
"Penerapan konsep tersebut merupakan salah satu jalan kami untuk menjadi pemimpin pasar operator bandara di ASEAN,” kata Awaluddin dalam keterangan resmi, Senin, 23 November 2020.
Dalam menerapkan advance technology, AP II memilih Bandara Soekarno-Hatta sebagai pilot project. Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam menerapkan inovasi teknologi serta akselerasi digital demi meningkatkan pelayanan kepada traveler.