Bangkok (ANTARA) - Pemerintah Thailand akan memperpanjang status darurat wabah COVID-19 hingga akhir bulan Agustus mendatang dengan tetap mempertahankan  sejumlah langkah keamanan untuk menahan penyebaran virus corona, demikian menurut pejabat senior pada Rabu.

Keputusan itu diumumkan setelah hampir dua bulan tidak terjadi penularan lokal di Thailand serta sejumlah pihak mempertanyakan urgensi dari penerbitan dekrit status darurat tersebut.

"Masih diperlukan dekrit (status darurat ini) karena kita tengah membuka kembali negara ini bagi lebih banyak pertemuan bisnis dan pariwisata untuk menstimulasi perekonomian," kata Somsak Roongsita, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional.

Somsak juga menambahkan bahwa para pekerja medis, termasuk dokter, meminta status darurat tersebut diperpanjang.

Selengkapnya Antara News