Bursa Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus Corona justru menjadi momentum penambahan jumlah investor ritel bursa saham negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini mengerek rerata nilai transaksi harian di bursa saham dan menjadi bantalan di saat krisis.
Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo menuturkan, di masa pandemi, terjadi peningkatan transaksi dari investor ritel domestik. Hal ini menjadi katalis yang positif untuk meredam tekanan pasar saham yang terguncang arus modal keluar yang begitu besar sejak awal tahun ini.
"Investor ritel mendominasi rata-rata transaksi harian, 51% dari investor ritel dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp 6,3 triliun," ujar Laksono, dalam diskusi "The Role of Retail Investors in Maintaining Market Stability amid Pandemic Situation" secara daring, Rabu (21/10/2020).