BANGKOK - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membahas pembiayaan bencana dalam kerja sama ASEAN, dimana Menteri Keuangan ASEAN telah menyepakati ASEAN Disaster Risk Finance and Insurance (DRFI) fase 2 yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan wilayah dalam melakukan pengolahan data dan pemetaan profil risiko bencana di kawasan.

"Inisiatif tersebut diharapkan dapat mendukung strategi pembiayaan bencana yang mulai dikembangkan oleh beberapa negara kawasan termasuk Indonesia dan penyelarasan dengan inisiatif pada tataran ASEAN+3 yang pada akhir tahun 2018 menyepakati pembentukan Southeast Asia Disaster Risk Insurance Facility (SEADRIF)," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Hal ini dilakukan saat dirinya bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memimpin delegasi saat menghadiri pertemuan ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors (AFMGM) 2019 pada tanggal 2-5 April 2019, di Chiang Rai, Thailand.