KUALA LUMPUR - Situasi di kawasan Laut China Selatan tegang setelah aparat maritim Malaysia menembak mati seorang nelayan Vietnam pada Minggu malam. Hanoi menuntut jawaban dari Kuala Lumpur atas insiden itu.

Pihak Kuala Lumpur mengklaim insiden penembakan terjadi di perairan mereka setelah pasukan Penjaga Pantai Malaysia berusaha memeriksa dua kapal di perairan timur Kelantan yang dianggap terlibat dalam penangkapan ikan ilegal.

Penjaga Pantai Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 19 awak kapal Vietnam di atas dua kapal bertindak agresif dan melemparkan "bom diesel" ketika mereka diperintahkan untuk menyerah. Direktur Penjaga Pantai Kelantan Muhd Nur Syam Asmawie Yaacob mengatakan sebuah tembakan peringatan juga diletuskan tetapi diabaikan.