Singapura (ANTARA) – Pemerintah Singapura akan menangguhkan pembangunan terminal kelima di Bandara Changi selama setidaknya dua tahun untuk menilai bagaimana pandemic COVID-19 akan berdampak pada sektor penerbangan dan masa depan perjalanan kata Menteri Transportasi Negara- kota itu pada Selasa.
“Pemerintah sedang melakukan kajian tentang bagaimana sektor penerbangan akan berubah, dan desain terminal baru diubah untuk memperhitungkan persyaratan keselamatan baru serta perubahan kebutuhan maskapai,” kata Khaw Boon Wan.
“Kami telah memutuskan untuk mengambil jeda selama dua tahun. Mari kita selesaikan kajian tentang masa depan penerbangan,” kata Khaw, menurut rekaman audio dari sambutannya pada konferensi video yang disediakan oleh kementerian transportasi.