Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  yang ditutup 5.143 pada Jumat (7/8/2020) menjadi salah satu yang paling perkasa di kawasan Asia Tengga jika diukur dengan kinerja titik terendah pada 24 Maret 2020.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG telah tumbuh 30,11 persen sejak titik terendah pada 24 Maret di level 3.937. IHSG kini stabil tertancap di level 5.100 setelah lockdown atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dicabut oleh pemerintah pusat.

Dari titik terendah pada 5 bulan lalu, IHSG berada di urutan kedua dalam pemulihan bursa regional kawasan Asia Tenggara. Adapun pada posisi pertama adalah Malaysia dengan pertumbuhan 128 persen dalam periode yang sama.