Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, meminta anggota Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) tidak melakukan diskriminasi terhadap vaksin corona (Covid-19) tertentu.
Sebab sejumlah negara hanya mengakui vaksin tertentu sebagai syarat perjalanan antarnegara atau dalam program vaksinasi dalam negeri.

"Indonesia mengingatkan bahwa pengakuan terhadap vaksin hendaknya selalu menggunakan referensi yang diberikan oleh WHO," kata Retno dalam jumpa pers virtual usai rapat Menlu ASEAN (AMM) pada Senin (2/8).