Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar dolar Singapura melemah melawan rupiah pada perdagangan Rabu (27/5/2020) setelah menguat cukup tajam Selasa kemarin. Tetapi penguatan tersebut dipicu koreksi teknikal meliat posisi dolar Singapura yang berada di level terlemah dalam lebih dari 2 bulan terakhir.

Pada pukul 11:05 WIB, SG$ 1 setara Rp 10.369,85, dolar Singapura melemah 0,26% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Kemarin, mata uang Negeri Merlion ini menguat 0,94%, setelah menyentuh level terlemah sejak 13 Maret.

Dolar Singapura tidak dalam kondisi bagus akibat perekonomian yang diproyeksikan semakin nyungsep. Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura Selasa kemarin merevisi pertumbuhan ekonomi atau produk domestic bruto (PDB) tahun ini menjadi -4% sampai -7%. Kontraksi ekonomi tersebut jauh lebih dalam ketimbang proyeksi sebelumnya antara -1% sampai -4%.