JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja sektor manufaktur nasional mengalami penurunan signifikan pada Juli 2021. Ini terefleksikan dari PMI Manufaktur Indonesia pada Juli sebesar 40,1, anjlok dari bulan sebelumnya sebesar 53,5.
Merespon hal tersebut, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyatakan, penurunan tersebut selaras dengan terkontraksinya aktivitas manufaktur nasional.
Keputusan pemerintah untuk menerapkan kebijakan pengetatan berupa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Pergerakan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga PPKM level 4, membuat aktivitas masyarakat mengalami penurunan signifikan.