Phnom Penh (ANTARA) - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen pada Senin mengatakan bahwa para pejabat junta Myanmar harus diundang ke pertemuan-pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Hun Sen mengatakan bahwa dia berencana mengunjungi Myanmar untuk melakukan pembicaraan dengan penguasa militer negara itu.
Posisi Myanmar sebagai anggota dari 10 negara ASEAN telah menjadi sorotan akibat kudeta yang dilakukan pihak militer negara itu pada 1 Februari.
Pemimpin junta militer Myanmar Min Aung Hlaing tidak diundang ke konferensi tingkat tinggi (KTT) tahunan para pemimpin ASEAN pada Oktober yang diselenggarakan oleh Brunei setelah para anggota ASEAN gagal mencapai sebuah konsensus.
Selengkapnya Antara News