Bangkok, Beritasatu.com- Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha menjadi orang pertama yang diinokulasi dengan vaksin Covid-19 Astrazeneca di negara Asia Tenggara pada Selasa (16/3). Penggunaan vaksin Astrazeneca sempat ditunda sementara karena masalah keamanan.
Seperti dilaporkan Reuters, Prayut dan anggota kabinet lainnya pada awalnya dijadwalkan untuk mendapatkan suntikan vaksin pada Jumat (12/3). Namun Thailand lalu menangguhkan penggunaan vaksin Astrazeneca setelah laporan vaksin itu dapat menyebabkan pembekuan darah yang mendorong sejumlah negara Eropa untuk berhenti sejenak.
"Hari ini, saya meningkatkan kepercayaan diri masyarakat umum," kata Prayut kepada wartawan di Government House, sebelum menerima suntikan di lengan kirinya.