Jakarta (ANTARA) - Persepsi publik negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) atas hubungan kawasan dengan China disebut sangat bergantung pada isu yang dipertanyakan, menurut laporan hasil survei yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community Indonesia (FPCI).

“Masyarakat ASEAN mengukur keuntungan kerja sama antara ASEAN dan China dalam perspektif kepentingan nasional negara masing-masing. Tentunya ini seperti yang diperkirakan sebelumnya dan oleh karena itu, jika dilihat dalam laporan hasil survei, tampak bahwa respon-respon (partisipan) kebanyakan sangat bergantung pada isu yang dipertanyakan,” kata Supervisor ASEAN-China Survey 2020 FPCI Shofwan Al Banna dalam acara virtual peluncuran hasil survey, Jumat.

Artinya, kata Shofwan, penilaian para responden terkait hubungan ASEAN dan China tidak dapat dipetakan secara hitam dan putih.

Selengkapnya Antara News