REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Perselisihan antara faksi-faksi yang bersaing di partai yang berkuasa di Filipina, PDP-Laban, meningkat pada Ahad (29/8). Sebuah kelompok yang dipimpin petinju Emmanuel Pacquiao mencoba untuk mencopot Presiden Rodrigo Duterte dari perannya sebagai ketua partai.

Para pendukung Duterte menolak untuk mengakui keputusan tersebut. Mereka menyatakan, presiden Filipina itu ketua partai dan mencap faksi lain sebagai berpura-pura serta mencari perhatian.

Pacquiao, Duterte, dan pendukung mereka masing-masing telah berusaha untuk merebut kendali partai PDP-Laban menjelang pemilihan Mei. Faksi yang didukung oleh Duterte baru-baru ini mencopot Pacquiao sebagai presiden partai, tetapi Pacquiao menolak untuk mundur.

Kedua pria itu berselisih pada Juni setelah Pacquiao mengkritik sikap Duterte tentang sengketa wilayah Laut China Selatan dengan China. Sementara yang terakhir, Duterte membalas dengan mengecam pengetahuan kebijakan luar negeri dari petinju itu sangat dangkal.

Selengkapnya Republika