Jakarta - Kemampuan berbahasa Inggris adalah salah satu yang sangat dibutuhkan dalam dunia akademik maupun profesional. Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris 2021 yang dirilis oleh pusat kursus English First menyebutkan, ada 2,5 miliar penutur bahasa Inggris di dunia ini. Tetapi, hanya ada 400 juta orang yang merupakan penutur asli.
Laporan itu menyajikan analisis kecakapan bahasa Inggris 2 juta orang dewasa dari berbagai negara, setelah mereka mengikuti tes yang diselenggarakan oleh EF pada 2020. Salah satu hasil laporan ini memperlihatkan, bahasa Inggris dapat meningkatkan daya saing ekonomi.
Penemuan mereka turut sejalan dengan penelitian yang menunjukkan, perusahaan dengan tim manajemen internasional memperoleh lebih banyak pendapatan dari inovasi, ketimbang kompetitor mereka yang anggotanya tidak begitu beragam.
Ada 112 negara yang mengikuti tes analisis kecakapan bahasa Inggris EF ini. Sebanyak 24 negara dari mereka berasal dari Asia dan delapan dari 24 negara tersebut adalah dari Asia Tenggara.
Selengkapnya Detik.com