TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menyambut baik kemajuan dalam upaya menyelesaikan sengketa Laut Cina Selatan antara Beijing dan ASEAN. Empat negara anggota ASEAN yakni Malaysia, Filipina, Vietnam dan Brunei Darussalam terlibat dalam perebutan wilayah perairan ini dengan Cina dan Taiwan.
Kementerian Luar Negeri dalam keterangan menyebut pada pekan lalu di Penang, Malaysia, telah dilakukan first reading dari single draft Code of Conduct (COC) yang nantinya akan mengatur lalu lintas keseharian di Laut Cina Selatan. Saat ini, naskah negosiasi COC sudah rampung sehingga bisa lanjut ke second reading.
"Yang kami harapkan adalah kemajuan positif yang ada di dalam meja perundingan untuk COC ini juga direfleksikan dalam situasi atau perkembangan di lapangan," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi disela-sela pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN atau AMM di Bangkok, Thailand, 1 Agustus 2019.
Menurut Retno, kepercayaan dalam upaya penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan amat penting demi terciptanya perdamaian dan stabilitas. Sebab stabilitas dan perdamaian itu hanya bisa terwujud jika seluruh pihak terkait menghomati hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982.