Jakarta (ANTARA – News)- Situasi geopolitik Asia Tenggara maupun Indo-Pasifik sebagai kawasan yang strategis dan memiliki kekayaan alam yang melimpah mengalami perubahan. Keagresifan China dan keraguan terhadap komitmen Amerika Serikat menciptakan ketidakpastian di seluruh kawasan termasuk Asia Tenggara.
Merespon ketidakpastian global, pemerintah di berbagai kawasan sedang mengaji kembali kebijakan luar negeri. Pergeseran keseimbangan kekuatan di Asia memiliki dampak global. Pergeseran kekuatan itu mengancam dan melemahkan aturan internasionl berbasis umum (rules based order). Namun, kondisi tersebut malah menciptakan peluang untuk membuat kerja sama baru.
Peluang tersebut yang coba dieksplorasi oleh Indonesia, Australia, dan Belanda melalui Dialog Kebijakan Indonesia-Australia-Belanda. Penasihat strategis regional Asia Tenggara untuk Kedutaan Belanda di Singapura Ernesto H. Braam mengatakan bahwa Indonesia, Australia, dan Belanda memiliki pandangan serupa tentang aturan internasional berbasis aturan umum.