JURNALSUMSEL.COM - Penguasa militer Myanmar Min Aung Hlaing pada Minggu, 1 Agustus kembali menjanjikan pemilihan multi-partai baru.

Min Aung Hlaing juga mengatakan pemerintahnya siap bekerja dengan utusan khusus yang ditunjuk oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Min Aung Hlaing berbicara dalam pidato yang disiarkan televisi enam bulan setelah tentara merebut kekuasaan dari pemerintah sipil.

Perebutan kekuasaan ini berlangsung setelah pemilihan yang disengketakan dimenangkan oleh partai yang berkuasa, pemenang Nobel Aung San Suu Kyi yang dia gambarkan sebagai 'teroris'.

"Kami akan menyelesaikan ketentuan keadaan darurat pada Agustus 2023," katanya.

Selengkapnya Pikiran Rakyat