Liputan6.com, Yogyakarta - Langkah Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN diapresiasi Muhadi Sugiono, seorang Pengamat Hubungan Internasional UGM dalam menyelesaikan krisis di Myanmar. Aktivis perdamaian dunia dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM ini mengatakan efektivitas hasil KTT ini harus terus melahirkan keputusan bersama dalam tindakan-tindakan konkret.

"Mendudukkan para pihak yang terlibat dalam konflik di Myanmar merupakan sebuah keharusan jika ASEAN ingin benar-benar melakukan peran dalam penyelesaian konflik,” kata Muhadi Sugiono, Selasa 27 April 2021. 

Muhadi menyebut Jakarta Informal Meeting harus menjadi perhatian para pemimpin negara untuk menyelesaikan masalah seperti di Myanmar. Terutama adanya KTT Asean membawa dampak hubungan ASEAN dengan negara-negara anggotanya. 

Selengkapnya Liputan6