KBRN, Baubau : Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara(Sultra) mulai melakukan pelbagai persiapan menyambut penyelenggaraan Festival Keraton Masyarakat Adat(FKMA) ASEAN ke-VI di Kota Baubau. Salah satunya yakni menyiapkan sarana transportasi untuk melayani para tamu undangan yang hadir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Baubau, Wahyu mengaku saat ini ada tujuh bus bantuan pemerintah pusat yang belum dioperasikan dan akan difungsikan untuk melayani rombongan kerajaan se-ASEAN itu.
Menurutnya, penggunaan bus itu karena diperkirakan ribuan tamu undangan akan hadir pada FKMA ASEAN ke-VI yang rencana di gelar pada 10 – 14 Juli 2019. "Kalau hanya mobil-mobil dinas kecil tidak akan mampu, sehingga mau tidak mau, bus dipakai dulu pakai menjemput tamu. Dan kalau menurut saya itupun tidak cukup harus ada mobil-mobil rental," ujar Wahyu kepada Radio Republik Indonesia Baubau, Rabu(13/2/2019).
Wahyu mengatakan, kapastitas muatan dari tujuh bus bantuan Kementrian Perhubungan itu beragam, yakni ada lima unit memiliki kapasitas muat 26 orang dan dua unit lainnya berdaya tampung 20 orang.
“Bus ini akan digunakan untuk menjemput para tamu undangan, baik yang tiba melalui bandara udara maupun melalui pelabuhan,”katanya. Menurut Wahyu, pelayanan transportasi untuk tamu-tamu dari kerajaan tidak bisa dikesampingkan, sehingga pihaknya juga mengusulkan agar tiap organisasi perangkat daerah(OPD) lingkup Pemkot Baubau dapat memberikan satu mobil kepada LO atau penghubung untuk melayani para tamu nantinya.