JAKARTA, KOMPAS — Pemerintahan Amerika Serikat yang akan dipimpin presiden terpilih Joe Biden membawa napas baru bagi multilateralisme. Kabinet yang disiapkan Biden juga menunjukkan bahwa AS lebih serius berhubungan dengan Asia.
Direktur Jenderal Amerika dan Eropa pada Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya mengatakan, Biden menunjukkan komitmen pada multilateralisme melalui penunjukan pejabat di pemerintahannya. ”Semua punya pengalaman kuat mengurus kerja sama multilateral,” ujar Swajaya kepada Kompas dalam wawancara telewicara di Jakarta, Selasa (19/1/2021).
Pada masa pemerintahan Donald Trump, AS cenderung meninggalkan multilateralisme dan mengedepankan unilateralisme. Sejumlah pejabatnya di bidang kebijakan luar negeri juga tidak mempunyai pengalaman diplomasi.