Jakarta - Sejumlah organisasi pelajar muslim di Asia Tenggara mengutuk serangan aparat Israel terhadap warga muslim Palestina, dalam bentrokan baru-baru ini. Mereka menilai tindakan Israel adalah penghinaan.
"Tindakan keji kaum Zionis ini jelas menunjukkan bentuk penghinaan terhadap warga Palestina khususnya terhadap penduduk Muslim, di bulan suci Ramadhan ini. Tindakan kekerasan ini merusak semua kemajuan perdamaian yang telah dilakukan di wilayah tersebut," kata Pepiat dalam pernyataan bersamanya, disampaikan secara tertulis, Senin (10/5/2021).
Pernyataan sejumlah organisasi pelajar muslim Asia Tenggara ditandatangani Sekjen Pepiat (Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara) Ahmad Farhan Rosli. Turut bertanda tangan pula, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Affandi Ismail, Ketua Umum PB Pelajar Islam Indonesia (PII) Rafani Tuahuns, Sekjen Persatuan Nasional Pelajar Muslim Malaysia (PKPIM) Ahmad Fordaus Hadzier, Presiden Pemuda OKI Indonesia Astrid Nadya Rizqita, dan Pejabat Tertinggi Eksekutif Misi Perdamaian Global Malaysia (GPM) Ahmad Fahmi Bin Mohd Samsudin.