KEBUMEN TALK - Menurut pejabat ASEAN dan Uni Eropa (EU) yang mendanai program tersebut, sistem Transit Cukai ASEAN (ASEAN Customs Transit System/ACTS) disebut dapat mempercepat mobilitas pasokan barang yang dibutuhkan di tengah situasi pandemi, termasuk obat-obatan dan vaksin.
Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Aladdin D. Rillo dan Duta Besar EU untuk ASEAN Igor Driesmans bersepakat bahwa sistem ACTS dapat dimanfaatkan untuk pengiriman barang kebutuhan dengan lancar antarnegara peserta selama masa pandemi.
Sebagaimana dikutip KebumenTalk.com dari ANTARA, hal tersebut diungkapkan dalam konferensi pers virtual usai peluncuran ACTS, Senin, 30 November 2020.
"Terkait transportasi kebutuhan khusus, terutama untuk kondisi pandemi, saya kira barang-barang itu akan dapat dikirimkan dengan mudah tanpa perlu karantina dan ini akan berguna untuk memastikan distribusi barang-barangnya dilakukan dengan cepat," ujar Rillo.
Selengkapnya Pikiran Rakyat