Jakarta (ANTARA) - Perjanjian kerja sama pasar bebas (FTA) antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) dan Kanada diyakini dapat jadi salah satu cara pemulihan ekonomi setelah terpuruk akibat pandemi COVID-19.
Pendapat itu disampaikan oleh beberapa pembicara pada acara seminar bertajuk "COVID-19 and Efforts for Economic Recovery: Insights from ASEAN and Canada" yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia bersama Kantor Perwakilan Kanada untuk ASEAN sebagaimana diikuti dari Jakarta, Senin.
COVID-19 menyebabkan perekonomian dunia terpuruk sehingga kebijakan-kebijakan yang mementingkan diri sendiri hanya akan membuat situasi jadi lebih buruk, kata Duta Besar Kanada untuk ASEAN, Diedrah Kelly dalam sambutannya.
Oleh karena itu, ia menyambut baik keputusan Brunei Darussalam, ketua ASEAN periode 2021, yang menjadikan upaya mengesahkan perjanjian kerja sama pasar bebas ASEAN-Kanada sebagai salah satu prioritas pemulihan ekonomi di kawasan.
"Saya menyambut baik keputusan Brunei yang menjadikan perundingan pasar bebas ASEAN Kanada sebagai salah satu prioritas pemulihan ekonomi di kawasan di bawah kepemimpinannya sebagai ketua (ASEAN, red) tahun ini," kata Kelly.
Selengkapnya Antara News