Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merespons pernyataan jaringan organisasi masyarakat sipil yang menolak kehadiran pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, di Jakarta dalam rangka KTT ASEAN. Kemlu menjelaskan undangan pertemuan tersebut disampaikan oleh Ketua ASEAN.
"Surat undangan untuk menghadiri pertemuan tinggi ASEAN disampaikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah selaku Ketua ASEAN saat ini. Tempat kegiatan pertemuan sendiri adalah Sekretariat ASEAN yang berkedudukan di Jakarta," juru bicara Kemlu, Faizasyah, lewat pesan singkat, Rabu (21/4/2021).
Faizasyah menyatakan Indonesia berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan acara tersebut karena bertindak sebagai tuan rumah. Dia lalu bicara mengenai hukum dan praktik internasional.