REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Ahli Kesehatan dari Asian Development Bank (ADB) Eduardo Banzon mengatakan negara-negara ASEAN lebih baik membangun persediaan vaksin Covid-19 secara bersama. Langkah tersebut lebih baik daripada harus berebut vaksin yang jumlahnya terbatas.
Hal itu disampaikan Eduardo Banzon saat menjawab pertanyaan tentang upaya yang perlu dilakukan ASEAN untuk mendapatkan akses vaksin Covid-19 yang setara untuk semua.
"Daripada bersaing untuk mendapatkan vaksin yang jumlahnya terbatas, akan lebih baik bila pendekatan yang dilakukan ASEAN ke depannya terkait ketersediaan vaksin Covid-19 untuk semua adalah dengan membangun persediaan vaksin itu sendiri," ujar Banzon dalam diskusi panel Forum Media ASEAN yang berlangsung virtual, Selasa (24/11).
Dia menyoroti beberapa negara anggota ASEAN, seperti Indonesia dan Vietnam, yang sudah mulai berupaya untuk memproduksi sendiri vaksin untuk virus corona baru. "Saya pikir mengapa ASEAN tidak membangun sendiri persediaan vaksinnya. Lebih banyak pasokan vaksin harus diproduksi. ASEAN sebenarnya bisa jauh lebih baik dalam hal ini," katanya.