Jakarta - Bareskrim Polri bersama jajaran Bea-Cukai lewat Operasi Halilintar berhasil menggagalkan peredaran narkoba dari jaringan sindikat China dengan barang bukti seberat 159 kilogram sabu. Dirjen Bea-Cukai, Heru Pambudi mengatakan peredaran narkoba dengan transaksi di tengah laut menjadi hal yang semakin sering dilakukan oleh sindikat internasional.
"Ada tiga modus yang sering dilakukan. Dan yang sekarang adalah perpindahan di tengah laut, ship to ship. Jadi dia datang kemudian janjian di tengah laut. Mereka menggunakan telepon satelit untuk komunikasi. Jadi datang janjian di tengah laut terus ada yang jemput," kata Heru di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2020).
Heru mengatakan modus peredaran narkoba para sindikat terus berkembang. Dia menyebut salah satu modus yang kerap dilakukan akhir-akhir ini ialah dengan membuang paket narkoba di tengah laut.