Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus mendorong pemanfaatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Penggunaan kendaraan berbasis energi fosil ini akan ditekan demi mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang mayoritas masih dipasok melalui impor.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, minat orang Indonesia membeli kendaraan listrik ada di atas rata-rata warga Asia Tenggara.

Secara rata-rata, keinginan membeli kendaraan listrik di Asia Tenggara sebesar 37%, sementara Indonesia mencapai 41%.

Di antara negara-negara ASEAN, imbuhnya, Indonesia menjadi peringkat ketiga di bawah Filipina 46% dan Thailand 44%, namun mengungguli Malaysia dengan persentase 37% dan Vietnam 33%, dalam hal minat membeli kendaraan listrik.