Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, jika 30 juta pelaku UMKM dapat masuk ke dalam ekosistem digital hingga 2024, dirinya optimistis pasar digital Indonesia terbesar di Asia tenggara (ASEAN).
“Kita punya target 30 juta UMKM terhubung ke ekosistem digital di 2024, saat ini baru sekitar 13,7 juta. Setiap tahun minimum kita harus naikkan sekitar 5 juta usaha mikro untuk masuk ke pasar digital. Pasar digital ekonomi kita di prediksi 2024-2025 itu value terbesar di Asia Tenggara,” kata Teten dalam konferensi pers, Selasa (3/8/2021).
Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dimana transformasi digital dan perdagangan melalui sistem elektronik memang menjadi perhatian Presiden.
Terbukti dengan pembangunan infrastruktur internet Palapa Ring, yang ditujukan untuk semua UMKM di pelosok tanah air agar bisa mengakses pasar digital.
“Harapan pak Presiden, diharapkan pembangunan infrastruktur bisa memberikan dampak yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia khususnya UMKM agar bisa memanfaatkan infrastruktur untuk kegiatan usaha,” ujarnya.
Lebih lanjut, Teten berpendapat bahwa transformasi digital bukan hanya untuk mendorong UMKM masuk ke platform digital. Tapi Pemerintah memiliki pendekatan yang komprehensif yaitu berbasis ekosistem, supaya lebih efektif dan memastikan UMKM Indonesia bisa bertransformasi secara utuh.
Selengkapnya Liputan6