Jakarta (ANTARA News) - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menargetkan publikasi ilmiah Indonesia tertinggi di wilayah Asia Tenggara pada 2019.
"Kami menargetkan pada 2019 bisa melebihi Malaysia atau tertinggi untuk wilayah ASEAN," ujar Nasir dalam konferensi pers peluncuran Permenristekdikti 9/2018 mengenai Akreditasi Jurnal Ilmiah dan Perkembangan Science and Technology Index (SINTA) di Jakarta, Kamis.
Hingga per 8 Mei, publikasi ilmiah internasional sebanyak 8.269 jurnal atau berhasil melampaui Singapura yang berjumlah 6.825 jurnal.
Nasir menjelaskan pada 2014 lalu, publikasi ilmiah internasional sebanyak 4.200 jurnal, dan untuk pertama kalinya selama 20 tahun terakhir Indonesia berhasil mengungguli Thailand pada tahun lalu.
Selengkapnya Antara News