Bandung (ANTARA News) – Negara – negara di kawasan Asia Tenggara sedang meningkatkan  kemampuan dan menyiapkan kolaborasi Bersama untuk menjadi basis manufaktur terdepan di Asia (Factory Asia’s Next Frontier) serta mengambil peluang dengan memasuki era revolusi industry 4.0.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi narasumber pada diskusi panel World Economic Forum (WEF) on ASEAN di Hanoi, Vietnam.

“Jadi, ke depan itu bukan lagi persoalan kekuatan masing – masing, tetapi lebih kepada kerja sama antara  negara anggota ASEAN yang saling menguntungkan,” kata Airlangga melalui keterangannya diterima di Bandung, Jumat.

Forum tersebut dihadiri lebih dari 1.200 peserta yang meliputi pemimpin bisnis, kepala negara, Menteri, akademisi dan sejumlah tokoh penting.

Mereka berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai masa depan, khususnya tentang industry 4.0 sesuai tema yang diusung “ASEAN 4.0: Entrepreneurship and The Fourth Industrial Revolution”.