Jakarta - Akhirnya Go-Jek telah memantapkan diri untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke luar negeri. Dalam beberapa bulan ke depan, Go-Jek akan mencoba meruntuhkan dominasi Grab yang nyaris tak ada saingan pasca-akuisisi unit bisnis Uber di Asia Tenggara.

Di samping untuk bersaing dengan Grab. Rencana perluasan layanan sampai ke mancenegara ini juga bisa melepas anggapan kalau Go-Jek tak hanya jago kandang. Sebagai informasi, semenjak berdiri pada 2010, perusahaan ini fokus mengembangkan bisnisnya di dalam negeri saja, yaitu Indonesia.

Dalam pernyataannya yang dikutip detikINET dari CNBC, Go-Jek mengungkapkan bahwa mereka akan menyambangi empat negara di Asia Tenggara, diantarnya Vietnam, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Untuk merealisasi ekspansinya itu, Go-Jek menyiapkan dana investasi sebesar USD 500 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun. Lantas, bagaimana kondisi transportasi di empat negara tersebut hingga Go-Jek ingin menyediakan layanannya di sana? Berikut sekelumit ulasannya. (agt/fyk)

Selengkapnya Detik.com