Kuala Lumpur (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Malaysia Dato’ Seri Hishamuddin Tun Hussein dan Menteri Luar Negeri Singapura Dr. Vivian Balakrishnan mengumumkan bahwa Pemerintah Malasia dan Pemerintah Singapura telah sepakat untuk menerapkan Green Reciprocal Lane (RGL) atau Jalur Hijau Timbal Balik dan Periodic Commuting Arrangement (PCA) atau Pengaturan Pulang Pergi Periodik.
Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) dalam pernyataanya di Putrajaya, Selasa, menyebutkan kedua skema ini dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan berbagai kelompok wisatawan lintas batas antara kedua negara.
RGL akan memungkinkan perjalanan lintas batas untuk tujuan bisnis penting dan resmi antara kedua negara. Para pelancong yang memenuhi syarat harus mematuhi pencegahan COVID-19 yang berlaku dan langkah – langkah Kesehatan masyarakat yang disepakati bersama oleh kedua negara, termasuk menjalani tes swab polymerase chain reaction (PCR).