REPUBLIKA.CO.ID, SABAH -- Malaysia dan Myanmar muncul sebagai dua pusat virus corona terbaru di Asia. Kedua negara mengalahkan Filipina dan Indonesia yang masih berjuang untuk mengendalikan beban kasus yang terus bertambah.

Malaysia melaporkan 293 kasus virus corona baru pada Ahad (4/10), menjadikan jumlah total infeksi menjadi 12.381. Sedangkan, laporan kematian tetap masih dalam jumlah 137 orang, dengan tidak ada kematian baru yang tercatat.

Pemerintah Malaysia melaporkan rekor peningkatan harian dalam kasus virus pekan lalu, sebagian karena kelompok yang terkait dengan pemilihan umum di negara bagian terbesar kedua, Sabah. Wilayah itu melaporkan 126 kasus baru dengan 31 berasal dari tiga kelompok berbeda, sementara 78 terdeteksi dari pengecekan individu yang bergejala, 12 dari kontak dekat, dan dua dari tempat kerja.

Sedangkan di Myanmar, infeksi virus corona melonjak dengan rekor 41 kematian tercatat pada Ahad, menjadikan jumlah kematian 412 dari hanya tujuh bulan lalu. Jumlah korban sekarang menjadi tertinggi ketiga di Asia Tenggara, setelah Indonesia dan Filipina, dengan jumlah kematian dan kasus meningkat dua kali lipat lebih cepat daripada di mana pun di dunia.