MALAYSIA - Malaysia kembali menghidupkan lagi proyek taksi terbang atau Urban Air Mobility (UAM) dengan perusahaan Jerman, Volocopter. Disebutkan situs Wapcar, proyek taksi terbang memang sempat digaungkan oleh pemerintah Malaysia. Hanya saja saat itu rencana tersebut tertunda karena Kementerian Pengembangan Usaha dan Koperasi Malaysia membutuhkan suuntuikan dana untuk menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak oleh pandemi Covid-19.
Hanya saja proyek pengembangan taksi terbang itu dihidupkan kembali setelah Malaysia Airports Holding Berhad (MAHB) baru-baru mengumumkan telah menandatangi MOU tripartit yang melibatkan MAHB, Skyports dan perusahaan penyedia taksi terbang asal Jerman, Volocopter. Kerja sama ini bisa jadi membuka kemungkinan Malaysia sebagai negara di Asia Tenggara pertama yang akan mengoperasikan taksi terbang.