REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar The 5th ASEAN Expert Group on Metrology (EGM) meeting, International Symposium, Metrology Sosialization and Calibration Workshop. Kegiatan dihadiri instansi-instansi metrologi nasional negara-negara ASEAN.
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan pasar tunggal yang membuka peluang-peluang bisnis baru bagi warga negara ASEAN. Sebab, akan ada aliran bebas dari, untuk, dan oleh ASEAN.
Salah satu elemen terpenting integrasi regional dan pengembangan pertumbuhan ekonomi ASEAN tidak lain membangun dan menyelaraskan standar pengukuran dan kalibarsi. Utamanya, kepada alat-alat produksi barang dan jasa.
Expert Group on Metrology (EGM) untuk ASEAN sendiri telah terbentuk, terdiri dari institusi-institusi metrologi nasional negara-negara ASEAN. Kehadirannya untuk mengetahuai kesiapan infrastruktur metrologi di ASEAN.
Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito mengatakan, pembentukan MEA sebenarnya sudah memungkinkan negara-negara ASEAN menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain. Khususnya, di seluruh Asia Tenggara.
Tapi, ia mengingatkan, kompetisi justru akan semakin ketat, dan Indonesia dituntut mampu menghadapi pasar barang, jasa dan tenaga kerja yang lebih global. Keikutsertaan Indonesia dalam MEA membawa tanggung jawab tersebut.
"Selain laju peningkatan ekspor dan impor, tantangan yang dihadapi Indonesia bukan hanya persaingan dengan negara sesama ASEAN, tapi negara di luar ASEAN seperti Cina dan India," kata Mego, di Alana Hotel Yogyakarta, Kamis (25/10).
Ia mengingatkan, MEA yang telah diterapkan sejak 2016 perlu dikawal ketat pemerintah. Tujuannya, demi bisa memastikan kalau MEA dapat mendukung pembangunan ekonomi nasional di Indonesia.
LIPI sendiri menjadi rujukan kalibrasi laboratorium pengujian dan laboratorum kalibrasi yang ada di Indonesia. Pusat Penelitian Metrologi LIPI, menghadirkan pelayanan jasa kalibrasi kepada masyarakat.
Khususnya, untuk alat-alat ukur kelas industri dengan lingkup kalibrasi mekanik, dan thermo elektrik. Mulai dari dimensi, kelistrikan, massa, akustik, getaran, waktu, suhu, tekanan, hingga kelembapan.
LIPI turut melakukan uji banding antar laboratorium untuk mengevaluasi kinerja laboratorium pengujian dan kalibrasi terhadap kriteria yang telah ditetapkan sesuai kompetensinya masing-masing.