Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menawarkan berbagai kerjasama dengan sektor swasta melalui skema kemitraan publik-swasta.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, mengatakan kolaborasi antara publik dengan swasta merupakan modal kuat bagi pembangunan sektor kelautan-perikanan yang adaptif terhadap kondisi global. Sebagai langkah konkrit.

"Hal ini membuka peluang untuk meningkatkan investasi melalui skema Public Private Partnership (PPP)," kata Dirjen PDSPKP Artati Widiarti dilansir dari laman kkp.go.id, Minggu (31/1/2021).

Merujuk laporan Asian Development Bank (ADB) tentang pembangunan ASEAN, disebutkan pola kemitraan publik-swasta di ASEAN memberikan kontribusi kurang dari 1 persen terhadap PDB. Sementara keuangan publik pada masing-masing negara sangat bervariasi, sekitar  2-10 persen terhadap PDB.

Artati memastikan pemerintah Indonesia menyadari pentingnya kemitraan strategis antar negara, utamanya di kawasan ASEAN, dengan saling berbagi kepentingan, tantangan, dan manfaat dalam pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.