Jakarta, CNBC Indonesia - Malaysia menjadi negara dengan kasus pulih dari virus corona (COVID-19) tertinggi di wilayah ASEAN. Negeri jiran kini memiliki 2.766 kasus pulih dari total 5.182 kasus positif. Sedangkan angka meninggal sebanyak 84 kasus.

Berikut cara penanganan pemerintah Malaysia hingga memiliki angka kasus berhasil sembuh tertinggi se-ASEAN. Pasien Dirawat di Rumah Sakit Sampai Sembuh Dibandingkan dengan Inggris dan Italia, Direktur Jenderal Kesehatan Datuk Noor Hisham Abdullah mengatakan Malaysia dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam karena memiliki pendekatan yang berbeda dalam menangani pasien yang dites positif COVID-19.

Noor Hisham menyatakan pasien positif COVID-19 di Malaysia wajib untuk dirawat di rumah sakit. Tidak seperti di Inggris dan Italia, pasien yang sudah positif tidak diperkenankan untuk menjalani karantina mandiri atau dirawat di rumah masing-masing. "Durasi utama adalah 14 hari, tetapi kita perlu melakukan tes dan jika itu masih positif, maka kita akan memastikan pasien tetap di rumah sakit," ujar Noor Hisham dilansir dari MalayMail.